Used to be my personal blog. Along the years, i began to know where i'm up to. Then, i decided to change it into a blog that explore innovation in various area, from mobile application, software, business idea to architecture design.
Tuesday, June 24, 2008
Sydney Power House Museum
Again, i'm not talking about what happen in my office, it was what happen to our business.
As you might already know, My design, the optimusbags sleeve plus will be presented at Designboom design mart at Sydney this August.
The different now, is, we decided to fly to Sydney by ourself, not only the product.
This will be a huge step for us. We're now entering a bigger sphere that ours right now. The decision make us very nervous. We discuss the matter a lot, with moms, some friends and with other great Indonesian designer that will go there too.
We calculated the budget(still need to find the source), stay plan and many other.
But at the mean time. We, me and my lovely wife, decided to try again that law of attraction (which is of course actually work for us many times before). So, since i haven't been to Sydney before, i spend some time this morning to see google maps and try to find where is the Power House Museum. We need to feel it.
Curious? here are the link, so can feel it too.
Friday, June 20, 2008
Thursday, June 19, 2008
Hasil komvensi pengembangan ekonomi kreatif
Jika tertarik, monggo diunduh file pdfnya disini
Gw baca2 dulu sebelum komentar..
Tuesday, June 17, 2008
Laporan PBB mengenai perkembangan ekonomi kreatif
"The Creative Economy Report 2008 - The challenge of assessing the creative economy towards informed policy-making (also available in French and Spanish) is the first comprehensive study to present the United Nations perspective on the creative industries. This policy-oriented analysis is intended to facilitate a better understanding of the key issues underlying the emerging creative economy at national and international levels.
The development dimension is the guiding principle of the 350-page report which aims to assist developing countries to harness their creative economies and to maximize trade and development gains by recognizing the creative economy as a feasible development option for linking economic, technological, social and cultural development objectives of our contemporary society."
Sayang saya belum sempat baca secara keseluruhan. Tapi benang merahnya, saat ini ekonomi kreatif memang sedang menjadi pembicaraan.
Kenapa?
Karena bidang ini memberikan kesempatan kepada individu dimana saja di seluruh dunia untuk meningkatkan derajat hidupnya dengan berbekal kemampuan kreatif. Di statistiknya bisa kita lihat, kontribusi bidang ini terhadap GDP dunia terus bertambah dan pertumbuhannya bahkan melebihi pertumbuhan ekonomi rata-rata.
Sebenarnya pemerintah kita juga sudah memetakan bidang ini. Insya Allah, nanti saya sempatkan untuk bisa menampilkan sedikit overviewnya.
Go creative !
Wednesday, June 11, 2008
Foto-foto dari pameran industri kreatif

This is me :)

Beberapa produk kami. Yang terbaru adalah laptop sleeve ukuran besar.

Produk pertama kami, Sleeve Plus. Sebuah tas laptop serbaguna untuk laptop berukuran kecil.

Beberapa konsumen berkunjung ke booth kami. Yang berbaju merah adalah istri tercinta. Yang ngawur di belakang itu sepupu dan juga bagian dari tim kami, Novi, seorang desainer interior.

Pandangan ke booth kami
We're going to designboom mart Sidney

Banyak sekali hal yang terjadi dalam 2 minggu terakhir ini.
Selama waktu itu, semua serasa bergulir semakin cepat saja.
Setelah minggu lalu kami, sekali lagi Alhamdullilah, bisa mengikuti pameran Industri kreatif di JHCC (balai sidang Senayan Jakarta), hari ini saya mendapat kabar terbaru.
Baru saja saya mendapat email, produk kami lolos seleksi untuk mengikuti pameran Designboom.com design mart di Sidney Australia.
Mungkin saya bisa cerita sedikit tentang designboom.
Designboom adalah sebuah portal desain yang cukup terpandang saat ini. Mereka banyak meliput kegiatan-kegiatan exebisi, profil designer, kompetisi hingga mengadakan training.
Namun, berbeda dengan web portal lainnya, mereka juga mengadakan kegiatan rutin offline yang namanya designboom mart.
Designboom mart ini adalah sebuah exebisi sekaligus pasar produk desain, dimana banyak desainer-desainer muda dari seluruh dunia menampilkan hasil karya mereka untuk dinikmati, diperdagangkan dan dikritik oleh masyarakat.
Exebisi ini berlangsung di beberapa kota-kota penting dunia. Saat ini rutin berlangsung di New York, Tokyo dan kalau tidak salah Milan. Nah, tahun ini mereka menambah 1 kota lagi, Sidney.
Di Sidney inilah kesempatan saya datang. Kira-kira, tiga minggu yang lalu, bersamaan dengan datangnya info pameran di JHCC, saya mendapatkan informasi dari Ferry Tantono mengenai designboom mart Sidney.
Ferry sendiri adalah seorang pendiri Indonesianyoungdesigner.com, sebuah portal desain utk berkumpul desainer-desainer Indonesia. Dalam emailnya dia menawarkan kesempatan bagi desainer-desainer lokal yang ingin ikut serta dalam designboom mart di Sidney.
Ya sudah, saya-pun segera mengirimkan beberapa photo produk saya berikut sedikit keterangan dan CV saya.
Hasilnya?
Yah, Alhamdullilah, produk saya lolos seleksi yang dilakukan oleh pihak designboom.
So..
SIDNEY, HERE WE COME !
Tuesday, June 10, 2008
Oleh-oleh dari pameran Industri kreatif (bag 2)
Di pameran kemarin, selain jualan, saya menyempatkan diri untuk sedikit ngobrol dengan beberapa pemilik usaha lain yang ada di sekitar booth saya. Salah satunya, saya sempat ngobrol banyak dengan Alain. Dia adalah pemilik distro insomnia.
Walau berfokus pada hal yang berbeda (distro biasanya lebih fokus ke desain, sedangkan saya selain desain juga fungsi yang bisa mempermudah hidup pengguna produk saya), sebenarnya apa yang kami kerjakan kurang lebih sama.
Satu hal yang serupa adalah cara kita memproduksi barang. Kami bedua lebih fokus pada usaha menciptakan desain-desain baru, sedangkan masalah produksi lebih banyak dilakukan pihak ketiga. Dari sini, kami mengalami masalah yang serupa, sangat sulit mengontrol stabilitas kualitas dari hasil kerja pengrajin-pengrajin kita. Ketika order sedikit, kualitas biasanya cukup terjaga (walau kadang mereka agak males mengerjakannya karena quantity yang sedikit), itu saja masih banyak kekurangannya.
Tetapi ketika order semakin banyak, masalah mulai timbul. Mulai dari waktu yang sulit diprediksi, masalah bahan baku hingga yang paling parah, kualitas.
Repotkan.
Kami yang sedang berusaha menciptakan brand dan desain yang baik mengalami hambatan karenanya.
lalu bagaimana solusinya?
Nah inilah yang sedang saya cari. Mengerjakan sendiri urusan produksi tentu menjadi jalan keluar. Tapi buat saya yang baru saja mulai, rasanya masih berat untuk menanggung fix cost yang tinggi sementara jalur distribusi dan pemasaran belum cukup kuat.
Ada yang pernah mengalaminya dan punya solusi?
Saya tunggu sharingnya ya
