Banyak orang mencoba mendesain sendiri rumah idaman mereka.
Jika ditelaah, banyak alasan yang menyebabkan mereka mendesain sendiri, salah satunya karena alasan biaya.
Nah, pada tulisan ini, saya coba berbagi dengan anda yang sedang coba mendesain dan membangun sendiri rumah idaman anda sehingga bisa menjadi rumah yang baik dari sisi struktur, fungsi dan kesehatan, syukur-syukur juga bisa hemat energi.
Ok, mari kita mulai saja.
1. Tentukan budget anda
Membangun rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan biasanya, biaya ini akan membengkak juga pada akhirnya. Untuk itu penting bagi anda untuk menentukan budget awal yang tersedia, beserta "allowance", atau dana cadangan tambahan jika dibutuhkan.
Budget ini nantinya akan menentukan luasan (minimal di awal) bangunan yang akan dibuat.
2. Tentukan fungsi dan fitur yang anda inginkan.
Ok, jika budget sudah ditentukan, kini saatnya anda menuliskan fungsi-fungsi dan fitur apa saja yang anda inginkan ada di rumah ini.
Misalnya, berapa kamar tidurnya, berapa kamar mandi, apakah ada kamar mandi dalam di kamar tidur utama dsb. Juga coba pikirkan hal-hal lain seperti misalnya apakah anda ingin ada dapur kotor, dapur bersih, gudang, teras, ruang tamu dsb.
Namun jangan lupa, selarasakan hal ini dengan kebutuhan anda dan juga budget yang tersedia. Kuncinya jangan terlalu memaksakan diri disini, pikirkan dengan jernih dan diskusikan dengan keluarga.
Pertimbangkan pula luas wajar dari sebuah ruangan. Jangan memaksakan memiliki kamar tidur tiga buah namun ukurannya hanya 2x2 misalnya.
Jika budget belum tersedia, rencanakan rumah tumbuh yang dapat anda kembangkan ke depannya jika rejeki sudah memungkinkan.
3. Perhatikan lingkungan dimana rumah akan dibangun
Nah, ini yang kebanyakan orang sering melupakannya.
Coba luangkan waktu anda untuk melihat dan memperhatikan lokasi tanah dimana rumah akan dibangun dan lingkungan sekitarnya.
Perhatikan arah Utara, Barat, Timur dan Selatan dari tanah ini.
Kalau buat saya, ini tidak ada hubungannya dengan Feng Sui, namun lebih kepada bagaimana nanti kita meletakan pintu dan jendela.
Hal ini akan mempengaruhi pencahayaan dan sirkulasi udara dari rumah anda.
Dan, jika anda seorang muslim, tentu akan mempengaruhi arah kiblat dari rumah anda nantinya.
Simulasi pencayahaan dengan Autodesk Formit |
4. Mulai membuat layout rumah
Jika semuanya sudah, kini saatnya ada mulai menggambar layout rumah idaman anda.
Untuk menggambar, saat ini banyak tersedia software gratis dan mudah digunakan yang dapat membantu anda. Beberapa contoh software misalnya Sketchup, Autodesk Hometyler dll.
Dengan bantuan software seperti Autodesk Formit, anda bahkan dapat membuat layout, dipadukan dengan informasi GPS lokasi rumah untuk mensimulasikan jatuhnya cahaya matari sehingga bisa didapatkan pencahayaan natural yang optimal bagi rumah anda.
Autodesk Formit dapat diakses dari browser mupun Android tablet |
Dalam membuat layout, jangan lupa, pertimbangkan ukuran wajar ruang, bagaimana sirkulasi perpindahan orang dan posisi bukaan jendela dan pintu rumah.
Data-data detil seperti ini, ukuran pintu, kamar tidur, tempat tidur single maupun double, semuanya dapat anda kumpulan berbarengan dengan proses pembuatan layout.
Contoh layout yang sudah ditambah dinding |
Kemudian, pada beberapa orang, privasi menjadi perhatian utama. Jika anda juga berpendapat sama, pertimbangkan layout yang memisahkan ruang publik dan ruang privat keluarga dengan menyediakan foyer atau partisi semi terbuka.
Contoh Foyer yang semi terpisah dari ruang keluarga |
5. Struktur
Setelah layout anda dapatkan, mulailah pertimbangkan posisi dan ukuran struktur bangunan yang dapat mendukung layout yang diinginkan.
Perhatikan posisi-posisi peletakan kolom, berapa jaraknya dan berapa besarnya.
Jika anda tidak memiliki kemampuan untuk menghitung struktur, minimal pelajari kebiasaan-kebiasaan yang umum digunakan (namun sangat disarankan agar anda menghubungi orang yang ahli dalam masalah ini demi keamanan anda).
Ada kalanya, proses ini membutuhkan langkah bolak-balik dengan perancangan layout. Anda mungkin saja harus berkompromi, mencari jalan tengah dimana strukturnya aman namun layout ruangan tetap sesuai yang diinginkan.
Dalam merancang struktur, ada baiknya anda juga memahami karakter tanah yang ada di lokasi anda. Apakah tanahnya labil, bekas urukan atau berpasir.
Idealnya memang anda harus melakukan test uji, namun jika terasa terlalu mahal, ada bisa mencari tahu dari warga sekitar informasi mengenai hal ini.
Nantinya hal ini penting untuk menentukan jenis fondasi dan ukuran yang sesuai bagi bangunan anda.
6. Desain bentuk muka dan elemen dekoratif bangunan
Dari awal, anda pasti sudah memiliki bayangan tentang gaya bangunan idaman anda. Apakah itu klasik, etnik atau modern minimalis.
Setiap gaya tentu memiliki nilai lebih sendiri-sendiri.
Sekarang, coba terapkan style yang anda suka pada layout yang anda buat.
Namun, buat saya, kombinasikan lagi style ini ke dalam layout yang anda, jadi kita tidak hanya "menempelkan" style ini ke bentuk bangunan.
Desain yang baik biasanya bisa dilihat dari bagaimana dia bisa memadukan style ke dalam fungsi bangunan. Jadi bukan hanya tempelan semata.
Jika anda pelajari, rumah-rumah modern minimalis yang dirancang dengan baik, biasanya memiliki karakter ini. Contohnya, bentuk muka bangunan yang polos tanpa jendela, bisa jadi hal ini karena ada pertimbangan menghindari panas matahari atau karena pemiliknya menginginkan privasi yang lebih.
Dari segi style nampak simple, elegan dan minimal, namun sebenarnya menyimpan fungsi yang optimal.
Contoh lain misalnya ada rumah yang menggunakan tangga kayu berlubang. Selain memberikan kesan ringan dan luas bagi rumah, tangga model ini bisa menyalurkan pencayahaan bagi ruang yang sempit.
Cobalah bermain-main dengan ide-ide seperti ini, niscaya rumah anda akan menjadi unik dan berbeda dari milik orang lain.
7. Belajar dan mencari referensi
Terakhir, mendesain adalah proses yang simultan dan berulang. Diantaranya, teruslah belajar, membaca, diskusi dan mencari refernsi bagi rumah anda sehingga bisa dihasilkan desain yang cantik, nyaman ditinggali serta sesuai dengan kemampuan keuangan anda.
Selamat mendesain :)